Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

FUNGSI ORGANISASI DALAM MENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJEMEN


Fungsi Organisasi

Pendahuluan
Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat mengenal berbagai jenis organisasi yang memengaruhi semua tingkatan kehidupan. Masyarakat  baik sebagai individu maupun kelompok merupakan anggota dari organisasi yang dinamakan keluarga, menjadi anggota dari organisasi tempat kita bekerja, dan berpartisipasi aktif sebagai anggota organisasi pada umumnya.
Organisasi merupakan unsur yang diperlukan di dalam kehidupan manusia (apalagi dalam kehidupan modern). Organisasi melaksanakan hal-hal atau kegiatan-yang tidak dapat dilaksanakan dengan baik sebagai indivudu. Di samping itu, dapat dikatakan lagi bahwa organisasi membantu masyarakat, membantu kelangsungan pengetahuan dan ilmu pengetahuan.
Pada dasarnya organisasi ada atas dasar keterbatasan manusia sebagai individu dalam mencapai suatu tujuan. Banyak tujuan yang hendak dicapai manusia sepanjang hidupnya dalam organisasi. Seringkali untuk mencapai tujuan besar, seseorang memerlukan orang lain untuk diajak bekerjasama untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam kerjasama tersebut, aktivitas-aktivitas yang dilakukan oleh orang-orang yang terlibat mengikuti suatu pola kerja tertentu seperti adanya jalur-jalur wewenang, perintah, tanggung jawab secara vertikal maupun horisontal dalam hirarki yang muncul.
Organisasi adalah kesatuan dari seluruh kegiatan yang saling berkaitan antara setiap anggota yang ada di dalamnya secara terkoordinir dan memiliki tujuan tertentu. Pada hakikatnya, pengetahuan tentang organisasi adalah pengetahuan tentang bagaimana mendesain organisasi yang efektif dan efisien.
 

Organisasi merupakan alat manusia untuk mengorganisasi pekerjaan sehingga manusia tidak dapat mengabaikan keberadaan organisasi. Dengan organisasi pekerjaan dapat dilaksanakan dengan efektif dan efisien. Oleh karena itu, pengetahuan tentang organisasi adalah penting bagi orang-orang yang menaruh perhatian pada organisasi, sebab organisasi bukanlah suatu entitas tunggal, tetapi ia merupakan sebuah sistem yang terkait erat dengan banyak hal, termaksud didalamnya adalah manajemen. Manajemen adalah proses merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, dan mengendalikan pekerjaan anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai sasaran organisasi yang sudah ditetapkan (Stoner, 1994:7). 
Manajemen merupakan sebuah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Untuk dapat mencapai tujuan dalam manajemen, maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerjasama yang efisien untuk mencapai tujuan. 
 
FUNGSI ORGANISASI DALAM MANAJEMEN
Untuk mencapai tujuan organisasi, ada empat fungsi organisasi yangperlu diperhatikan berkaitan dengan manajemen organisasi, yakni:
1. Planning (perencanaan). Hal yang berhubungan dengan perencanaan dalam organisasi diantaranya adalah rencana kerja atau kegiatan serta anggaran yang diperlukan, teknis pelaksanaannya bisa melalui rapat-rapat, seperti:
a. Rapat kerja (pengurus organisasi) yang membicarakan rencana-rencana kerja pengurus serta kegiatan anggota yang akan dilakukan dengan satu atau lebih target yang akan dicapai.
b. Rapat anggaran, untuk menentukan berapa jumlah anggaran yang diperlukan untuk mendukung kerja organisasi atau untuk suatu event/kegiatan (wujudnya daftar RKA) atau proposal kegiatan.
2. Organizing (pengaturan). Unsur yang perlu diperhatikan dan diwujudkan adalah pengaturan adalah:
a.  Struktur organisasi  
b.  Job description yang jelas
c.  Bentuk koordinasi antar bagian dalam organisasi
d.  Penataan dan pendataan arsip & inventaris organisasi harus diatur dan ditata dengan baik.
 
3. Accounting (pelaporan). Pelaporan merupakan unsur yang harus dilakukan untuk menunjukkan sikap & rasa tanggung jawab dari pengurus kepada anggotanya ataupun kepada struktur yang berada diatasnya. Wujud kongkritnya adalah:
a.  Progress Report (Laporan Pengembangan Kegiatan)atau
b.  Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Kegiatan.
4.   Controling (pengawasan). Salah satu tugas pimpinan di dalam organisasi yang tidak boleh terlewatkan adalah melakukan pengawasan terhadap aktifitas organisasi ataupun realisasi kegiatan dan penggunaan anggaran
 
Sistem Manajemen
  
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM MANAJEMEN
Pengambilan keputusan memainkan peranan penting di dalam manajemen, karena kualitas keputusan tersebut akan menentukan efektifitas rencana yang disusun. Secara umum, pengertian pengambilan keputusan adalah sebagai berikut:
1.  Menurut George R. Terry. Pengambilan keputusan merupakan pemilihan terhadap alternatif perilaku (kelakuan) tertentu dari dua atau lebih alternatif yang ada.
2.    Menurut S.P. Siagian. Pengambilan keputusan adalah pendekatan yang sistematis terhadap hakikat alternatif yang dihadapi dan mengambil tindakan yang menurut perhitungan merupakan tindakan yang paling tepat.
3.  Menurut James A.F. Stoner. Pengambilan keputusan adalah suatu proses untuk memilih suatu tindakan sebagai cara pemecahan masalah.
4.  Menurut Tata Sutabri. Pengambilan keputusan adalah suatu pemikiran dalam rangka pemecahan suatu masalah untuk memperoleh hasil akhir untuk dilaksanakan
Dari pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa pengambilan keputusan merupakan suatu proses pemilihan alternatif terbaik dari beberapa alternatif secara sistematis untuk ditindak lanjuti (digunakan) sebagai suatu cara pemecahan masalah. Secara umum, ada 7 langkah dalam proses pengambilan keputusan yaitu:
1.  Menerapkan tujuan dan sasaran: sebelum memulai pengambilan keputusan, tujuan dan sasaran harus ditetapkan terlebih dahulu. Apa hasil yang harus dicapai dan apa ukuran pencapaian hasil tersebut.
2.  Identifikasi persoalan: persoalan pada proses pengambilan keputusan harus diidentifikasikan dan diberi batasan agar jelas.
3.  Mengembangkan alternatif: pada tahap ini berisi pengidentifikasian berbagai alternatif yang memungkinkan untuk pengambilan keputusan yang ada.
4.  Menentukan alternatif: pada tahap ini berlangsung analisis terhadap berbagai alternatif yang sudah dikemukakan pada tahapan sebelumnya. Pada tahap ini disusun juga kriteria tentang alternatif yang sesuai dengan tujuan dan sasaran pengambilan keputusan.
5.  Memilih alternatif: beberapa alternatif yang layak harus dipilih satu alternatif yang terbaik.
6.  Menerapkan keputusan: keputusan yang baik harus dilaksanakan. Keputusan itu sendiri adalah sebuah abstraksi, artinya baik tidaknya keputusan dapat dilihat dari pelaksanaannya.
7.  Pengendalian dan evaluasi: perlu adanya pengendalian dan evaluasi untuk menjaga agar pelaksanaan keputusan tersebut sesuai dengan yang sudah diputuskan.
Pengambilan keputusan merupakan bagian terpenting  dalam manajemen, yang dihubungkan dengan pelaksanaan perencanaan, dalam hal memutuskan tujuan yang akan dicapai, sumber daya yang akan dipakai, siapa yang melaksanakan, siapa yang bertanggung jawab dalam pekerjaan yang diserahkannya dan lain-lain.
Pengambilan keputusan harus memegang peranan penting dalam keputusan yang diambil sehingga hasil akhir yang harus dilaksanakan sesuai dengan tujuan organisasi. Keputusan di dalam manajemen sangat penting karena menyangkut semua aspek. Kesalahan dalam mengambil keputusan akan dapat merugikan organisasi, mulai dari  kerugian citra sampai pada kerugian uang.
Pengambilan keputusan merupakan proses pemikiran dalam pemecahan masalah untuk memperoleh hasil yang akan dilaksanakan. Ada tiga model pengambilan keputusan yaitu:
1.  Pemahaman menyelidiki lingkungan kondisi yang memerlukan keputusan. Data mentah yang diperoleh diolah dan diperiksa untuk dijadikan petunjuk yang dapat menemukan masalahnya.
2.  Perancangan menemukan, mengembangkan dan menganalisis arah tindakan yang mungkin dapat digunakan.
3.  Pemilihan memilih arah tindakan tertentu dari semua arah tindakan yang ada. Pilihan ditentukan dan dilaksanakan.
 

PENUTUP
Fungsi organisasi adalah suatu kegiatan pengaturan pada sumber daya manusia dan sumber daya fisik lain yang dimiliki perusahaan untuk menjalanka rencana yang telah ditetapkan serta menggapai tujuan bersama dengan cara yang telah diplaning sebelumnya oleh perusahaan.
Pada dasarnya pembuatan keputusan merupakan pilihan dari beberapa alternatif. Dalam pembuatan keputusan melalui serangkaian proses diantaranya yaitu mengidentifikasi, menganalisa, mengembangkan alternatif, mengevaluasi alternatif, memutuskan salah satu alternatif terbaik yang dilanjutkan dengan keputusan, dan mengevaluasi hasil keputusan. Ada beberapa tipe yang biasa digunakan oleh manajemen ketika membuat sebuah keputusan.
Manajemen merupakan ilmu yang telah lama ada, sehingga manajemen telah dterapkan meskipun mungkin belum ada teori-teori tentang manajemen. Sehingga sudah semestinya kita juga menerapkan sistem manajemen ketika membuat suatu keputusan. Ketika membuat suatu keputusan, maka semestinya menggunakan dan mengikuti teori-teori yang telah dijelaskan, baik ketika dihadapkan dalam situasi yang sulit sehingga diharuskan membuat keputusan yang cepat dan lain sebagainya, serta menerapkan serangkaian proses dari pembuatan keputusan tersebut agara dalam pembuatan keputusan menjadi lebih efektif dan efesien.

Post a Comment for "FUNGSI ORGANISASI DALAM MENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJEMEN"