Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Perkembangan Perbandingan Administrasi Publik

Perbandingan Administrasi Publik

Pada awal abad ke-20 Studi Administrasi Publik belum memiliki identitas sendiri karena Administrasi Publik masih terjalin di dalam studi Pemerintahan. Masa itu studi Pemerintahan melakukan pendekatan struktural institusional (Structural Institutional Approach) yang bersifat legalitas, formalistis dan statis, artinya mempelajari lembaga-lembaga institusional yang ditetapkan secara formal berdasarkan ketentuan perundang-undangan baik di bidang legislatif, bidang eksekutif maupun yudikatif.
Rintisan untuk mengembangkan studi Administrasi Publik Perbandingan telah ada pada masa sebelum tahun 1947, tetapi karena Administrasi Publik pada waktu itu masih terikat dalam studi Pemerintahan maka studi Administrasi Publik Perbandingan menjadi bagian dari Ilmu Perbandingan Pemerintahan yang terikat dengan pendekatan struktural institusional pula, di samping sifatnya yang masih individualistis pada suatu lingkungan negara tertentu saja, yang jelas kenyataan ini akan menghambat perkembangan studi tersebut.
Walaupun demikian, studi tentang sistem Administrasi Publik dari suatu negara tertentu sudah dapat memberikan manfaat sebagai titik awal perkembangannya. Cara ini memang belum memberikan hasil yang dapat memperkuat kedudukan Ilmu Administrasi Publik Perbandingan sebagai ilmu yang memiliki asas yang universal atau suatu ilmu yang utuh dan bersifat umum karena sistem administrasi publik suatu negara terikat pada lingkungan kebudayaan negara tersebut serta menunjukkan sifatnya yang masih individualistis.
Jika Studi Administrasi Publik Perbandingan merupakan bagian dari studi Pemerintahan maka akan menyebabkan perkembangan Administrasi Publik menjadi terlambat. Keterlambatan ini dibenarkan Sondang P. Siagaan  yang menyatakan sebagaimana tertulis dalam buku karangannya yang berjudul “Filsafat Administrasi” bahwa tahun 1886 adalah tahun lahirnya gerakan Scientific Management yang dipelopori oleh Frederick Winslow Taylor, yang mana kelahiran ini dinyatakan sebagai mile pole lahirnya Ilmu Administrasi. Selanjutnya antara tahun 1886 sampai dengan 1950 dipandang sebagai tahap survival.
Menurut Roscoe C. Martin, dalam karangannya Leonard D. White “Introduction the study of Public Administrasi”, menunjukkan bahwa sejak tahun 1920 Administrasi Publik berkembang menjadi studi yang sangat luas.
Sedang menurut Bintoro Tjokroamidjojo, buku standar yang pertama dalam administrasi publik ditulis tahun 1926 dan tahun 1927. Lebih lanjut dikemukakan oleh William Anderson dan John M. Gaus dalam buku Research in Public Administration bahwa menurut pengamatannya sampai akhir tahun 1945, Administrasi publik masih merupakan studi yang bersifat Amerika. Mengapa dinamakan demikian? Oleh karena studi Administrasi Publik masih terikat dengan lingkungan kebudayaan negara Amerika. Jadi, masih menunjukkan adanya “Culture bound” bahkan sering pula dinyatakan bahwa studi Administrasi Publik itu masih bersifat barat, maksudnya studi tersebut masih terikat dengan lingkungan budaya negara-negara barat.
Berdasarkan uraian tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa dalam masa kurang lebih 60 tahun (yaitu sejak tahun 1886 sampai dengan tahun 1945) Administrasi Publik belum mencapai tingkat perkembangan yang dapat menentukan persyaratan yang dituntut oleh suatu disiplin ilmu.
Walaupun masih bersifat individualistis, sebagaimana diutarakan di atas namun cara ini sudah merupakan suatu titik awal dari perlunya ada Studi Administrasi Publik Perbandingan.
Kemudian, pada tahun 1947 dengan pernyataan Robert E. Dahl “ ... No long as the Study Public Administration is not comparative Claimed for ‘a sciences of Public administration ‘sound rather hallow” (“selama studi tentang Administrasi Publik tidak bersifat perbandingan, tuntutan akan adanya “suatu ilmu Administrasi Publik” kedengarannya agak tidak nyata’). Jadi, Robert E. Dahl memandang bahwa apabila dikehendaki Administrasi Publik itu sebagai suatu disiplin maka Studi itu harus bersifat membandingkan.
Sejak pernyataan Robert E. Dahl ini studi perbandingan dalam bidang Administrasi Publik ini menjadi mutlak bagi perkembangan yang berpandangan pada asas-asas Ilmu Administrasi Publik. Sejak tahun 1947 tersebut, kemudian dipandang sebagai tahun lahirnya Administrasi Publik Perbandingan. Dalam usaha pengembangan lebih lanjut pada bulan September 1952, atas prakarsa Public Administrasi Clearing House, diadakan konferensi mengenai Administrasi Publik Perbandingan di Princeton, New Jersey. Tujuan diselenggarakan konferensi ini adalah sebagai usaha tindak lanjut mendudukkan Administrasi Publik Perbandingan sebagai suatu disiplin. Langkah pertama ini membahas masalah riset dan metode pengajaran yang sistematis dalam Administrasi Publik Perbandingan.
Walaupun demikian, usaha serta perhatian terhadap Studi Administrasi Publik Perbandingan tidak terhenti, di situ saja terbukti dengan pernyataan Dwight Waldo (1964) bahwa sejak konferensi Princeton Administrasi Publik berkembang menjadi studi yang luas, kompleks dan intensif, meluasnya perhatian ilmuwan terhadap Administrasi Publik Perbandingan ini nampak dengan semakin meningkatnya karya tulis dalam bidang itu yang telah dipublikasikan dalam sepuluh tahun setelah konferensi Princeton.
Karya tulis dimaksud antara lain dari William J. Siffin dengan judul “Toward the Comparative Study of Public Administration, Indiana University, Bloomington, Indiana, 1957. Karya tulis ini dicatati sebagai momentum sejarah, sebagai pioner dalam memperkenalkan Administrasi Perbandingan di kalangan Akademik. Tulisan William J. Siffin ini menyajikan sebuah model teoretis dan 6 case studies (studi kasus). Enam studi kasus itu dilakukan dengan mengambil sampel dari Prancis sebagai sampel yang mewakili negara yang maju. Turki, Mesir, Bolivia, Filipina serta Thailand diambil sebagai sample yang mewakili negara-negara yang sedang berkembang. Dari karya tulis Siffin ini menunjukkan bahwa Siffin berusaha memperkenalkan pentingnya negara-negara sedang berkembang (developing countries) dalam studi Administrasi Publik Perbandingan. Karya William J, Siffin ini mendapat tanggapan Nimrod Naphaeli dalam bukunya yang berjudul: Introduction to Comparative Public administration yang  menyatakan bahwa tulisan Siffin ini memiliki kelemahan utama, yaitu dalam memberikan suatu model, namun tulisan Siffin ini sebagai buah karya tingkat awal yang berfaedah dan bermanfaat karena Siffin telah dapat menggambarkan suatu lapangan studi tertentu. Walaupun untuk merumuskan generalisasi, tulisan itu masih perlu dilengkapi lagi.
Karya tulis lainnya setelah sepuluh tahun konferensi Princeton tahun 1952 terdiri dari berikut ini.
1. James D. Thompson, judulnya Comparative Studies in Administration, University of Pittsburgh, 1959.
2. Brian Chapmat, judul The Profession of Government, George Allen dan Erwin Ltd. London, 1959
3. Ferrel Heady and Sybill L. Stokes, judul Papers in Comparative Public Administration, The University of Michigan, Ann-Arbor, Michigan, 1962.
4. Joseph La Palombara, judul Bureaucracy and Political developmen”, Princeton University Press, Princeton, New York, 1963.
5. Fred W. Riggs, judul Administration in Developing Countries, The Theory of Prismatic Society, Houghton Mifflin Company, Boston, 1964.
6. Hasil seminar-seminar musim panas yang diselenggarakan oleh Comparative Administration Group (CAG) dari Amerika Society for Public Administration.
Dengan dipelopori oleh karya tulis William J, Siffin tersebut dan selanjutnya diikuti dengan publikasi karya tulis ilmuwan yang meminati studi Administrasi Publik Perbandingan, studi ini terus berkembang sehingga menghasilkan pustaka yang cukup banyak dan memadai.
Perpustakaan tentang studi Perbandingan Administrasi Publik dari Institut Michigan, misalnya telah mencoba menginventarisasi kegiatan-kegiatan pengembangan studi perbandingan ini dan selanjutnya menggolong- golongkannya dalam berbagai kategori, seperti menurut isinya menurut pusat perhatiannya dan sebagainya.
Oleh Prof, Riggs telah dicoba untuk mengelompokkan serta mengkategorikan isi daripada bahan-bahan itu yang menurut penglihatannya dapat dijadikan atas kelompok-kelompok berikut:
1. Kelompok tradisional yang dimodifikasi (Modified Traditional); tentang metode-metode tradisional yang telah mengalami perubahan seperlunya termasuk ke dalam kelompok ini adalah juga studi perbandingan tentang sesuatu Administrasi Publik secara keseluruhan sistemnya atau bagian- bagian tertentu saja, misalnya bagian atau sebagai keuangannya saja, kepegawaian saja. Hasil studi kelompok ini banyak ditulis oleh Ferrel Heady.
2. Kelompok yang berorientasi Pembangunan (Development Oriented); usaha untuk menemukan atau untuk mengidentifikasi kondisi-kondisi atau persyaratan-persyaratan dalam mana dilakukan usaha untuk mencapai tingkat kemajuan yang optimal, serta kondisi tingkat kemajuan yang optimal, serta yang mengikuti atau mempengaruhi kemajuan atau tingkat yang telah dicapai. Usaha dalam kelompok ini, banyak menghasilkan kepustakaan dalam Development Administration.
3. Kelompok Pembuatan Model Sistem secara umum (General System Model Building); tentang usaha-usaha studi perbandingan melalui penciptaan model-model atau typology keseluruhan sistem administrasi publik. Model itu dipergunakan sebagai alat dalam studi perbandingan termaksud. Model memberikan petunjuk data pada yang diperlukan, selanjutnya mengklasifikasi dan sebagainya. Menurut Riggs, model diskontruktif dari teori-teori yang telah diperkirakan mempunyai bangunan dalam kenyataan. Contohnya, model sistem Administrasi Publik yang sedang berkembang/maju dan yang kurang maju/berkembang atau model industri dan model agraria/menurut pendapat Riggs.
4. Kelompok rumusan teori yang modern (The Modern Theory’s Formulation) tentang usaha untuk memformulasi teori-teori yang modern dalam arti yang tidak membuat model dalam keseluruhan sesuatu sistem Administrasi Publik. Dalam hal ini model hanya dapat dibuat bagi kepentingan atau sebagai alat perbandingan dari suatu aspek tertentu sistem administrasi publik; Contohnya, aspek birokrasinya saja.
Sumber: Dra. Tri Kadarwati, S.U, “Modul Perbandingan Administrasi Negara, Pengertian dan Ruang Lingkup Perbandingan Administrasi Negara”.
 

Post a Comment for "Perkembangan Perbandingan Administrasi Publik"