Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Administrasi Dalam Arti Luas Dan Sempit

Pengertian Administrasi
Pengertian administrasi mempunyai dua komponen utama yaitu pengertian yang bersifat fundamental dan pengertian yang akan berubah pada kondisi tertentu. Pengertian yang fundamental adalah pengertian yang terpadu antara bunyi, nada, serta isyarat dengan lambang yang telah memiliki kesepakatan dalam komunitas masyarakat tertentu. Sedangkan pengertian berdasarkan kondisi tertentu adalah rumusan atau argumentasi terhadap sesuatu yang mengalami perubahan sesuai dengan lingkup dan kondisinya, serta berdasarkan pemahaman orang per-orang.
Administrasi sebagai sebuah kata berarti menggambarkan lambang atau simbol, dan apabila dihubungkan dengan lambang atau simbol yang telah disepakati oleh komunitas masyarakat administrasi, maka akan lahir pengertian administrasi secara fundamental. Akan tetapi, apabila administrasi dituangkan dalam bentuk argumentasi baik itu secara lisan maupun tulisan, maka sifatnya akan berubah-ubah terhadap pengertian administrasi tersebut. Segala sesuatu yang berkaitan dengan pengertian administrasi, terutama yang dirumuskan oleh seseorang atau beberapa orang dengan memberikan gambaran jelas tentang administrasi, maka akan diproses melalui pemikiran yang rasional oleh masyarakat.
Administrasi sebagai sebuah ilmu memiliki materi dasar yang mengarah pada pengaturan, baik yang berhubungan dengan fisik maupun perasaan. Pengaturan merupakan usaha sadar yang dilakukan dengan mempertimbangkan sesuatu yang benar sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat umum. Dalam studi administrasi, pengaturan diarahkan pada sebuah peraturan yang harus ditaati oleh masyarakat sehingga kegiatan atau aktivitas yang dijalani sesuai dengan tujuan awal dan memberikan hasil yang positif. Tujuan adanya pengaturan adalah menciptakan sebuah aktivitas yang teratur berkaitan dengan pelaksanaan administrasi. Untuk melaksanakan itu semua, maka diperlukan konsistensi dalam upaya memaksimalkan pelaksanaan administrasi sehingga tujuan akan tercapai dengan baik.
Pola pemikiran yang selama ini berkembang di administrasi mencakup dua pemahaman besar, yaitu pertama, pemahaman yang berhubungan dengan fakta di bidang administrasi dan kedua yang berhubungan dengan nilai normatif administrasi. Pemahaman di bidang administrasi mengarah pada wujud nyata secara kuantitatif dan dapat diamati secara jelas, sedangkan pemahaman secara normatif lebih berorientasi kepada pertanyaan atau keterangan yang diungkap oleh seseorang atau beberapa orang yang dapat diterima secara logis.
Pemahaman di bidang administrasi dalam proses perkembangannya melahirkan atau menciptakan permasalahan yang dimulai dari persoalan yang paling sederhana sampai kepada masalah yang kompleks. Sedangkan pada pemahaman yang bersifat normatif, perkembangan terjadi seiring dengan perkembangan isi/content dan luas jangkauan pemikiran manusia yang berkaitan dengan aktivitas administrasi.
Para ilmuan administrasi sudah menyepakati bahwa salah satu cara memandang administrasi adalah dengan memperhatikan pengertian administrasi secara luas. Akan tetapi para ilmuan administrasi memberikan argumentasi yang berbeda dalam merumuskan pengertian administrasi secara luas, seperti yang dikemukakan oleh Sondang P Siagian, administrasi adalah keseluruhan proses kerja sama antara dua orang manusia atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Kemudian menurut Ulbert Silalahi, administrasi adalah kegiatan kerja sama yang dilakukan sekelompok orang berdasarkan pembagian kerja sebagaimana ditentukan dalam struktur dengan mendayagunakan sumber daya-sumber daya untuk mencapai tujuan secara efektif dan efesien.
Kedua rumusan pengertian administrasi yang dikemukakan oleh kedua ilmuan administrasi diatas berbeda, akan tetapi secara hakikat dan makna memiliki kandungan yang sama. Ini artinya bahwa pengertian administrasi secara luas yang dikemukakan oleh para ilmuan administrasi tidak memiliki argumentasi yang sama, akan tetapi dipastikan bahwa rumusan tersebut memiliki persamaan hakikat dan makna yang sama dalam kandungannya.
Pengertian administrasi dalam arti sempit merupakan sebuah proses menciptakan instrument pengaturan yang kemudian digunakan untuk melahirkan keteraturan dalam aktivitas masyarakat dalam rangka tujuan tertentu. Metode yang digunakan dalam mewujudkan kegiatan administrasi dalam artian yang sempit tidak jauh berbeda dengan administrasi dalam arti yang luas. Perbedaannya hanya terletak pada tingkat kerumitan penggunaan pemikiran, jangkauan pelaksanaan aktivitas atau kegiatan yang dilakukan dalam bentuk kerja sama, jaringan kerja yang dibutuhkan, beban kerja yang dilakukan dan lain-lain.

Sumber: Prof. Dr. H. Makmur, M. Si dan Dr. Hj. Rohana Thahier, M. Pd., 2017, Kerangka Teori Dan Ilmu Administrasi Negara, Depok, Rajawali Pers.

Post a Comment for "Pengertian Administrasi Dalam Arti Luas Dan Sempit"